. "Cirebon Site": karnaval
Unduh Adobe Flash player
Tampilkan postingan dengan label karnaval. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label karnaval. Tampilkan semua postingan

Minggu, 27 Januari 2013

Gegesik Siap Gelar Kirab Budaya Muludan 2013

Pemerintah Kecamatan Gegesik, Cirebon mengaku siap akan menggelar karnaval dan kirab budaya yang digelar tiap tahun ini, kirab budaya muludan ini insya Allah akan dilaksanakan pada hari Selasa esok tanggal 29 Januari 2013 tepatnya setelah waktu dzuhur atau sekitar pukul 13.00 s/d selesai.

Kirab Budaya ini kan dihadiri oleh ribuan masyarakat dari berbagai daerah baik masyarakat kecamatan Gegesik sendiri maupun kecamatan lainnya di kabupaten Cirebon maupun masyarakat lainnya se-wilayah tiga cirebon.

kirab budaya tahunan ini akan mengarak benda pusaka yang dimiliki oleh Keempat desa di wilayah kecamatan gegesik ( Panunggul, Gegesik wetan, gegesik kulon, gegesik lor dan gegesik kidul). salah satu benda pusaka yang akan di arak pada karnaval kirab dan budaya yaitu GRUDA (berasal dari kata NAGA dan GARUDA yang biasa di sebut GRUDA) yang di anggap sakral oleh masayarakat gegesik dan sekitarnya.

Tidak hanya mengarak benda pusaka yang di miliki pemerintah kecamatan gegesik, namun juga akan mengarak berbagai kreasi seni yang dibuat oleh pemuda dan warga masyarakat kecamatan gegesik sendiri.

Dan perlu diketahui: Masayarakat Gegesik bukanlah mengkultuskan suatu benda Tapi merupakan suatu simbol bahwa masyarakat gegesik hanya melestarikan kebudayaan.

Senin, 21 Januari 2013

Panjang Jimat Muludan Cirebon


Cirebon dikenal sebagai salah satu pusat penyebaran Islam di Jawa Barat. Dalam menyambut Maulid Nabi, Cirebon mempunyai acara yang khusus dan sakral bernama Muludan. Puncak perayaan yang diagungkan oleh masyarakat Cirebon tersebut adalah Panjang Jimat. Tahun ini perayaan sakral tersebut akan dilaksanakan tanggal 24 januari 2013 tepatnya hari kamis besok.

Panjang Jimat merupakan salah satu acara yang terbesar di Cirebon dalam merayakan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW yang disebut Muludan. Prosesi Muludan di Cirebon diawali dengan perhelatan pasar malam yang meriah di alun-alun Kraton Kasepuhan, yang bersisian dengan Masjid Agung Sang Cipta Rasa. Perayaan ini tidak hanya akan dihadiri oleh masyarakat Cirebon, tapi juga dari Bandung, Banten dan Jakarta, bahkan wisatawan asing.

Panjang Jimat yang akan menjadi puncak acara, adalah tradisi yang sudah berlangsung selama ratusan tahun dan masih dipertahankan sampai sekarang. Acara Panjang Jimat dilakukan di tiga keraton, yaitu Keraton Kasepuhan, Keraton Kanoman, dan Keraton Kacirebonan, serta di makam Sunan Gunung jati. Sebelum perayaan berlangsung, berhari-hari sebelumnya pihak dari keraton sudah sibuk membersihkan dan menyiapkan beberapa sajian.

Acara Panjang Jimat adalah perayaaan yang besar dan sakral. Panjang Jimat mengajak setiap umat Islam untuk terus mengingat dan mengerjakan ajaran-ajaran Nabi Muhammad SAW. Dalam acara ini, Anda akan melihat iring-iringan dari benda-benda pusaka di dalam tiap Keraton yang menjadi simbol dan peninggalan-peninggalan saat masa penyebaran agama Islam di Cirebon. Panjang Jimat mengandung unsur adat, budaya dan kandungan-kandungan dari agama Islam.

Panjang Jimat memiliki arti, yaitu panjang atau waktu yang lama dan jimat yaitu 'siji di rumat' yang mempunyai arti dua kalimat syahadat yang secara terus-menurus dipelihara dan diamalkan. Dalam acara Panjang Jimat, juga diadakan bacaan-bacaan shalawat yang memuji dan mendoakan Nabi Muhammad SAW. Serta ada ceramah tentang kisah-kisah Nabi Muhammad SAW yang patut dicontoh dan diteladani.

Rabu, 04 April 2012

warga cirebon menanti kedatangan OVJ


Setelah roadshow ke Kota Solo, rombongan Opera Van Java akan menghibur masyarakat kota Cirebon dengan tajuk Opera Van Java... Cirebon Jeh!.

Parto, Sule, Andre, Nunung dan Aziz Gagap akan mengunjungi pemirsa setia TRANS7 di 'Kota Udang' tersebut Sabtu (7/4/2012) dalam gelaran Opera Van Java Roadshow 2012 di Stadion Bima, Cirebon.

Penggemar setia OVJ yang telah memenangkan kuis dapat lebih dekat berinteraksi dengan idolanya di Meet and Greet OVJ pada tanggal 6 April 2012.

Tak hanya itu, pawai keliling kota Cirebon pun akan dilakukan rombongan OVJ Roadshow keesokan harinya (7/4) mulai pukul 09.00 WIB dengan melewati jalur-jalur utama kota Cirebon, seperti Jl. Dr. Wahidin - Jl. Slamet Riyadi - Jl. Siliwangi - Jl. Kartini - Jl. Cipto Mangunkusumo - Jl. Pemuda - Jl. Brig. Jend Darsono dan berakhir di Stadion Bima.

"Setelah pawai, para punggawa OVJ akan melakukan aksi puncaknya pada show OVJ yang bertempat di stadion Bima Cirebon pada pukul 13.30 WIB dan pada pukul 19.45 WIB yang akan disiarkan langsung oleh TRANS7," ungkap Moch. Taufiq Septian, Marketing Public Relations Department dalam keterangannya kepada Tribunnews, Rabu (4/4/2012).

Selain lakon utama OVJ, kemeriahan juga akan tercipta dari para bintang tamu dan pengisi acara, antara lain Dicky Chandra, Asri Welas, Rico Ceper, Mesty Hanita dan Nick (peserta Asing Star).

"Pertunjukan pertama (tapping) show OVJ nanti akan bercerita tentang asal mula terasi, dimana seorang raja yang tergila-gila pada ramuan rebon tumbuk buatan seorang pangeran sederhana," ungkap Toufiq.

Sang Raja ingin memiliki ramuan rebon tersebut yang nantinya disebut terasi. Sedangkan pertunjukkan kedua (live), akan bercerita tentang kisah Raden Tarulintang yang ikut sayembara untuk menyelamatkan putri raja yang diculik oleh raksasa.

Opera Van Java, salah satu program komedi unggulan TRANS7 akan menginjak usianya yang keempat, setelah tayangan perdananya di tanggal 12 Desember 2008.


sumber: http://www.tribunnews.com/2012/04/04/warga-cirebon-tunggu-roadshow-opera-van-java

Selasa, 07 Februari 2012

Muludan Gegesik - Cirebon, Akan Gelar Kirab Budaya



Besok, Rabu 08 Januari 2012. masyarakat Kecamatan Gegesik - Cirebon akan menggelar karnaval dan kirab budaya yang akan dihadiri oleh ribuan masyarakat dari berbagai daerah baik masyarakat kecamatan gegesik sendiri maupun kecamatan lainnya di kabupaten cirebon maupun masyarakat lainnya di wilayah tiga cirebon. Rencananya Kirab budaya ini akan di laksanakan Besok, Rabu 08 Januari 2012 pukul 14.00 wib.

kirab budaya ini akan mengarak benda pusaka yang dimiliki oleh Keempat desa di wilayah kecamatan gegesik ( Panunggul, Gegesik wetan, gegesik kulon, gegesik lor dan gegesik kidul). salah satu benda pusaka yang akan di arak pada karnaval kirab dan budaya yaitu GRUDA yang di anggap sakral oleh masayarakat gegesik.

Dan perlu diketahui: Masayarakat Gegesik bukanlah mengkultuskan suatu benda Tapi merupakan suatu simbol bahwa masyarakat gegesik hanya melestarikan kebudayaan

Kamis, 29 Desember 2011

KOLEKSI FOTO KARNAVAL NADRAN DI DESA ASTANA GUNUNG JATI CIREBON part.2





koleksi koleksi ini saya ambil langsung dari karnaval nadran di desa astana gunung jati cirebon pada tanggal 23 desember 2011 yang lalu

Sabtu, 24 Desember 2011

koleksi foto karnaval nadran di desa astana gunung jati Cirebon

Berikut ini adalah Koleksi beberapa foto yang saya ambil pada saat karnaval/ arak-arakan di desa astana gunung jati cirebon.
1.
2.
3.
4.

Karnaval Nadran (pesta Laut) di Desa Astana Gunung jati Cirebon

Cirebon, 23 Desember 2011.-. Kompleks Pemakaman Sunan Gunung Djati di Desa Astana Kecamatan Gunung jati Kabupaten Cirebon di padati oleh ribuan orang yang menyaksikan karnaval atau arak-arakan yang digelar menjelang tradisi nadran (pesta laut) masyarakat setempat.

Arak-arakan diikuti berbagai desa dari sejumlah kecamatan. Arak-arakan akan mengambil start dari kompleks Makam Kramat Gunung Djati melewati jalur pantura Cirebon-Indramayu sepanjang hampir 5km. Arus lalu-lintas di ruas jalur ini lumpuh selama pesta rakyat tersebut berlangsung.

Sepanjang jalan yang akan dilalui arak-arakan dari Desa Astana hingga depan gedung negara di Krucuk Kota Cirebon, ratusan replika berbagai bentuk binatang, kendaraan dan lain-lain, hasil kreasi masyarakat dari sejumlah kecamatan. Seperti Kecamatan Gunung Jati, Kapetakan, Mundu, Gegesik, Tengah Tani, Suranenggala dan lainnya. Berbagai bentuk kesenian dan budaya juga akan ditampilkan dalam pesta tahunan tersebut. Uniknya kresi yang di buat ini merupakan ukuran yang sangat besar.
Berikut beberapa kreasi dari masyarakat yang dibuat pada karnaval nadran tersebut:
1.

ini merupakan bentuk kreasi dari masyarakat kabupaten cirebon dalam bentuk paksi yang merupakan kereta pusaka dari cirebon. paksi ini dibuat dengan skala yang lumayan besar dan di arak di atas mobil, karena ukurannya besar paksi ini mendapat banyak perhatian dari masyarakat yang menyaksikannya.

2.

ini merupakan kreasi masyarakat desa astana yang berbentuk naga.
3.

ini adalah salah satu kreasi dalam bentuk ilustrasi dari cerita ramayana yng dibuat yang demikian besar.
kreasi ini berjumlah hampir mencapai 300 yang dinilai oleh setiap dewan juri dan mendapat hadiah dari pihak penyelenggara.



Pada malam harinya, rangkaian kegiatan nadran menampilkan pertunjukkan kesenian rakyat seperti wayang kulit, wayang golek,sandiwara dan lainnya. Tradisi nadran sendiri merupakan ungkapan rasa syukur masyarakat nelayan dan petani kepada Tuhan yang telah memberikan rejeki lewat hasil tangkapan ikan dan hasil bumi yang melimpah.

Setiap tahun penyelenggaraan karnaval berlangsung ba'da Jumatan. Tradisi ini rutin digelar setiap menjelang musim tanam dan dijadikan sebagai patokan petani untuk memulai musim tanam

Selasa, 29 November 2011

Kirab Seni Budaya Cirebon 2011



Berbagai kesenian dan kebudayaan Ciayumajakuning dan Subang turut memeriahkan Kirab Seni Budaya Cirebon yang dilaksanakan Minggu (27/11). Kirab juga diikuti parade pasukan Kesultanan Kasepuhan, Kanoman, Kacirebonan dan Kaprabonan.

Sejumlah kesenian yang ditampilkan di antaranya Genjring Rudat dan Angklung Buncis dari Kabupaten Kuningan, Buroq, Telik Sandi, Berokan, Tari Topeng, Barongsai, dan masih banyak lagi. Selain itu, puluhan anggota komunitas sepeda onthel juga turut meramaikan kirab tersebut.

Kirab dibuka Wali Kota Cirebon Subardi. Hadir dalam kesempatan itu jajaran muspida Kota Cirebon, Kepala Badan Koordinasi Pemerintahan dan Pembangunan Wilayah III Jawa Barat Ano Sutrisno, pengusaha Ciayumajakuning Imam Taufik yang juga bertindak sebagai sponsor kegiatan.

Kirab Budaya Ciayumajakuning juga dimeriahkan sejumlah artis ibu kota seperti Titiek Puspa, Didi Petet, Arumi Bachsin, juga Ian Kasela. Sementara itu, ribuan warga memadati sekitar Jalan Siliwangi untuk menyaksikan kirab tersebut.

Walikota Subardi dalam kesempatan itu menyebutkan, gelaran kirab dimaksudkan untuk mengingatkan kesenian dan kebudayaan daerah Ciayumajakuning. "Harus disadari, seni budaya di Ciayumajakuning banyak. Di antaranya ada yang sudah dikenal luas, tapi tak dipungkiri masih banyak pula yang belum dikenal," tutur Subardi.

Kirab budaya digelar seusai sidang paripurna istimewa dalam rangka hari jadi. Cuaca panas yang menyengat siang itu, tidak menjadi penghalang sediktipun bagi masyarakat untuk berbondong-bondong menonton kirab budaya.

Ribuan warga memadati sisi jalan yang dilewati rombongan kirab budaya. Minggu malam, rangkaian hari jadi Kota Cirebon dilanjutkan dengan Pembacaan babad Cirebon di Keraton Kanoman.

Sabtu, 26 November 2011

“Putri Ong Tien” Meriahkan Panggung Budaya Sunyaragi Cirebon


Kirab budaya dalam rangka menyambut hari jadi Kota Cirebon ke-642, diramaikan oleh drama tari kolosal “Putri Ong Tien” yang digelar di Panggung Budaya Sunyaragi selama dua hari, (25-26/11).

Episode pertama “Putri Ong Tien” sudah dimulai pada Jum’at malam, (25/11) di Panggung Budaya Sunyaragi Kota Cirebon yang dihadiri ratusan penonton. Masyarakat Cirebon begitu antusias menyaksikan drama yang mengisahkan pertemuan hingga meninggalnya Putri Ong Tien dengan Sunan Gunungjati. Drama yang berlangsung sekira dua jam ini, (pukul 20.00 sampai 22.00 WIB), dimainkan oleh tokoh-tokoh senior dalam dunia seni drama yang berasal dari berbagai sanggar seni.

Ketua Panitia, Bambang Iriyanto kepada CNC mengatakan bahwa pemain drama ini berasal dari gabungan berbagai macam sanggar, seperti Sekar Pandan, Lam Alif, Pajajar, Singa Barong, dan Tari Topeng Mimi Rasinah. Demikian juga anak didik Ibu Sawitri, Ibu Baedah putri Jublag dan sang Maestro Mba Nani dari Palimanan. Tak ketinggalan Inu Marta Pati, anak Mang Sujana Arya dari Slangit juga terlibat dalam drama ini.

Lebih lanjut Bambang Iriyanto mengatakan bahwa lima pemain utama “Putri Ong Tien” ini, sering bermain drama ke luar negeri. Bambang juga menjelaskan bahwa pemain yang berperan sebagai Sunan Gunungjati adalah Sarjana Tari dari STSI. Sementara Putri Ong Tien diperankan oleh seorang Sarjana Komunikasi dan seorang anggota polisi yang berperan sebagai pemain silat.

Bambang juga mengatakan bahwa kegiatan ini bisa terselenggara atas kerjasama Kasultanan Kasepuhan Cirebon, Keraton Kanoman Cirebon, Keraton Kacirebonan, Yayasan Budaya Sunyaragi, Yayasan Prima Ardian Tana, Perkumpulan Sanggar Seni Budaya Cirebon, Yayasan Vihara Welas Asih Cirebon dan didukung oleh Sariayu Martha Tilaar.

Bagi masyarakat yang kebetulan belum sempat menyaksikan drama ini, maka bisa datang nanti malam di Panggung Budaya Sunyaragi Cirebon.

sumber: http://www.cirebonnews.com/Sosial-Budaya/Putri-Ong-Tien-Tampil-di-Panggung-Budaya-Sunyaragi-Cirebon.html

Walikota Buka Festival Seni Budaya Cirebon 2011



WalikotaCirebon, Subardi S. Pd., Jum’at malam (25/11) membuka Festival Seni dan Budaya Cirebon yang akan berlangsung dari 25 sampai 27 Nopember 2011 di halaman Pusdiklatpri Jl. Cipto Mangunkusumo Cirebon.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Dinas Pemuda, Olah Raga, Budaya dan Pariwisata Kota Cirebon ini merupakan bagian dari rangkaian acara dalam rangka mememeriahkan hari ulang tahun Kota Cirebon ke-642 yang puncaknya akan berlangsung pada Minggu, (27/11).

Tepat Pukul 19.30 WIB Wali Kota Cirebon membuka secara resmi Festival Budaya yang akan diikuti oleh puluhan peserta ini. Panitia acara, Drs. Abidin (47 tahun) yang juga Kepala Bidang Kebudayaan Kota Cirebon saat ditemui CNC disela sela acara menyampaikan bahwa acara yang akan digelar dalam festival ini antara lain Kirab Prajurit Keraton Cirebon, Kirab Seni Ciayumajakuning dan Subang, Pagelaran seni dan Budaya dan lain sebagainya.

Sementara itu, Work Shop Seni Kriya sendiri dibuka lebih awal, yaitu pada pukul 14.30 WIB oleh Drs. Abidin, Kepala Dinas Pemuda Olah Raga Budaya dan Pariwisata dengan melakukan goresan pertama koas lukis pada kain kanvas yang menandai lomba Work Shop Seni Kriya dibuka.


http://www.cirebonnews.com/Sosial-Budaya/Wali-Kota-Buka-Festival-Seni-dan-Budaya-Cirebon.html

Jumat, 18 November 2011

Kirab dan budaya Ciayumajakuning 2011


CIREBON – Pagelaran kirab seni dan budaya Ciayumajakuning yang berlangsung di Kota Cirebon berlangsung meriah,kemarin tanggal 14 November 2011.

Puluhan kelompok seni tradisional dari Kota Cirebon,KabupatenCirebon, Indramayu,Majalengka, danKuninganikutdalam pagelaran tersebut. Acara yang digelar Badan Koordinasi Pemerintahan dan Pembangunan (Bakorpembang) Wilayah III Jawa Barat tersebut sebagai kegiatan untuk memperingati HUT Ke-66 Provinsi Jabar dan menyambut hari jadi Ke-642 Kota Cirebon. Kirab seni itu diisi penampilan kesenian tradisional dari daerah di wilayah Cirebon.

Di antaranya tari Telik Sandi dari Kota Cirebon, kasidahan dari Kabupaten Indramayu, serta tarian dan bentuk-bentuk kesenian lain yang menjadi ciri khas masing-masing daerah. Diawali dari halaman Gedung Negara Kantor Bakorpembang di kawasan Krucuk,Kota Cirebon, rombongan berarak menuju Jalan Diponegoro menuju Alun-alun Kejaksan, hingga kembali ke tempat semula. Kepala Bakorpembang Wilayah III Jabar Ano Sutrisno mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan mengembangkan seni budaya masyarakat, khususnya di wilayah Ciayumajakuning.

Kirab hari itu sendiri merupakan ketiga kalinya yang digelar setiap tahun. “Setiap tahun, kesenian yang ditampilkan berbeda-beda.Dengan begitu, diharapkan masyarakat mengetahui ragam seni budaya Ciayumajakuning,” ungkap dia. Dalam kesempatan itu, dia meminta pemda di lingkungan Kota dan Kabupaten Cirebon lebih memperhatikan keberadaan seni dan budaya di daerahnya masing-masing. Sehingga keberadaannya tetap lestari. Perhatian yang dimaksudnya terutama dari segi anggaran.

Menurut dia, meski perhatian pemda sudah ada,dari segi anggaran dianggap masih kurang memadai. Selain anggaran, pemda juga diingatkan memberi kesempatan kepada para seniman daerah untuk menampilkan kreativitasnya.“Kalau bisa, kolaborasikan seni modern dan tradisional,”ujar dia. Di sisi lain dia mengakui,tugas tersebut juga harus dilakukan Pemprov Jabar. “Intinya pelestarian dan pengembangan seni tugas bersama,” pungkas mantan Sekretaris Daerah Kota Cirebon ini

Kamis, 14 Juli 2011

Kemeriahan festival cirebon 2011 - kirab budaya - gebyar budaya daerah


FESTIVAL CIREBON: Sekelompok penari membawakan tarian Angklung Bunko, pada Festival Cirebon ke-VI/2011, di Kota Cirebon, Jawa Barat, hari ini. Pada karnaval itu, 17 jenis kesenian dari wilayah III Cirebon ikut serta meramaikan karnaval yang diikuti sekitar 1.500 orang

Warga Kota Cirebon dan sekitarnya Minggu (10/7) sore bisa menyaksikan kirab budaya yang akan dimulai dari Balai Kota Cirebon, Jalan Siliwangi hingga Keraton Kasepuhan.

Ade Sumpena, Wakil Ketua Pelaksana Festival Cirebon Ke-VI/2011 mengatakan, acara kirab budaya hari ini, berupa karnaval berbagai jenis kesenian dari wilayah III Cirebon.

“Karnaval tersebut mulai dari Balai Kota Cirebon. Pesertanya mencapai 1.500 orang dengan jumlah kesenian 17 jenis,” kata Ade Sumpena kepada bisnis-jabar.com, hari ini.

Dia menambahkan karnaval akan melintasi Jalan Siliwangi-Karanggetas-Pekiringan-Pekalipan-Pulasaren-Keraton Kasepuhan.

“Acara dimulai pukul 15.00 WIB direncanakan akan di lepas oleh Wakil Wali Kota Cirebon,” kata dia.

Selain karnaval, lanjut dia, festival cirebon ini juga menampilkan pagelaran yang akan dilaksanakan dari 11-16 Juli 2011 mendatang di alun-alun Kasepuhan, Kota Cirebon yang diikuti 24 sanggar seni dari wilayah III Cirebon. (Roberto Purba)

Minggu, 13 Maret 2011

muludan gegesik


muludan gegesik 2011 carnaval budaya

Kamis, 10 Maret 2011

festival tari topeng se-nusantara



tanggal 16 October 2010 di Cirebon, Jawa Barat Festival ini akan mengangkat seni pertunjukan topeng, serta bertujuan mengenalkan kesenian topeng secara fisik maupun secara filosofis supaya tetap lestari sebagai budaya tradisi adiluhung bangsa Indonesia

Rabu, 05 Januari 2011

arak-arakan sedekah-bumi_gunung jati



salah satu dari 300 peserta karnaval sedekah bumi di gunung jati cirebon.tanggal 31 des 2010

Visit CIREBON

Visitor