. "Cirebon Site": puasa
Unduh Adobe Flash player
Tampilkan postingan dengan label puasa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puasa. Tampilkan semua postingan

Selasa, 14 Agustus 2012

Tak Ikut Tarling Pejabat Dimutasi

Bupati Dedi Sewot Banyak Kadis dan Camat Mangkir
GEGESIK - Mengetahui banyak pejabat esselon II dan III tidak hadir dalam acara buka bersama di Desa Gegesik Kidul Kecamatan Gegesik, Bupati Cirebon Drs H Dedi Supardi MM marah. Bahkan dia mengancam akan memberikan sanksi tegas kepada para pejabat II dan III yang mangkir kegiatan kemasyarakatan.
“Terus terang hari ini saya sangat kecewa dan prihatin dengan sikap pejabat yang tidak datang mau hadir kegiatan tarling (tarawih keliling) padahal kegiatan ini sangat penting karena bersentuhan dengan masyarakat, makanya saya akan memberi sanksi tegas kepada mereka,” ujar Bupati Dedi Supardi kepada Rakcer, Kamis (9/8).
Menurutnya sanksi yang tegas diberikan pada para kepala dinas dan camat yang mangkir kegiatan tarling dan kemasyarakatan adalah dengan mutasi secepatnya, karena sanksi tegas merupakan konsekwensi dari perbuatan para pejabat yang tidak menjalankan amanat rakyat. ”Kalau seperti ini keadaanya, lebih baik kita mutasi saja kepala dinas dan camat yang malas turun ke masyarakat, secepatnya awal Sepetember, karena terus terang banyak sekali pejabat yang mau dipromosikan, menggantikan pejabat yang malas turun ke masyarakat,”tegasnya.
Bupati Cirebon juga mengaku dirinya sangat konsen untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, maka dari itu dirinya mengaku tidak bosan mengajak para pejabat untuk menjalankan tugas  memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Makanya saya suka kegiatan turun ke masyarakat, seperti sekarang bulan puasa dengan tarawih keliling, jadi sangat disayangkan kalau kesempatan ini tidak dihadiri para pejabat pemkab,” katanya.
Dalam kesempatan itu juga Bupati Cirebon Drs Dedi Supardi MM yang terus menyampakan kekecawaaanya atas ketidahhadiran para pejabat dalam acara tarawih keliling di Gegesik. Bahkan dia memerintahkan kepada Wakil Bupati Cirebon Ason untuk mengabsen Kepala Dinas dan Camat yang tidak hadir, untuk dievaluasi kinerjanya.

disunting dari: http://www.harianrakyatcirebon.com/2012/08/10/rakyat-bicara/rakyat-cirebon/tak-ikut-tarling-pejabat-dimutasi/

Rabu, 10 Agustus 2011

Menara Masjid Raya At-Taqwa Cirebon Dipenuhi Pengunjung


Pengunjung menara Masjid Raya At-Taqwa Kota Cirebon memasuki bulan Ramadahan meningkat dibandingkan dengan hari-hari biasanya. Operator menara, Jenal (24 tahun) dan Yusup (25 tahun), Rabu (2/8) mengatakan, ada peningkatan pengunjung dibandingkan hari biasanya. "Yang pastinya menjelang ngabuburit ini pengunjung antre dibandingkan hari biasanya," kata Jenal.
Menara Masjid yang tingginya 65 meter itu, menurut Jenal, dibuka setiap Senin sampai Sabtu dari pukul 10.00 WIB sampai 17.30 WIB. Namun untuk hari Minggu dibuka lebih pagi. Pengunjung terdiri dari anak-anak, remaja, hingga dewasa."Untuk hari biasa, kita buka jam sepuluh namun khusus untuk Minggu buka jam sembilan," ujarnya.
Ketika di atas menara, kata Yusup, pengunjung dapat melihat pemandangan Kota Cirebon dan hanya diperbolehkan sampai lantai 13 dari 15 lantai. Karena semakin atas tangganya semakin sempit dan curam. "Di atas kita dapat melihat gunung, stasiun dan laut, dan hanya diperbolehkan sampai lantai 13 saja," katanya.
Sedangkan, pengunjungnya, lanjut Yusup, beragam. Dari mulai pejabat, pelajar sekolah, mahasiswa dan yang sudah berumah tangga dengan anaknya. "Banyak anak-anak muda maupun yang sudah berumah tangga berkunjung ke sini dengan membawa anaknya," ujarnya.
Aldi (18 tahun), seorang pelajar yang berkunjung beserta ketiga temannya dari Kelurahan Sunyaragi, mengatakan, dirinya sengaja datang ke menara At-Taqwa untuk melihat Kota Cirebon dari atas menara Masjid bersama temannya, hingga menjelang buka puasa. "Saya sering ke sini mas dengan teman-teman untuk melihat pemandangan dari atas menara, sambil menunggu buka puasa," ujarnya.(

Visit CIREBON

Visitor